Perempuan · Anak · Gender · DisabilitasYogyakarta
Manisnya kebersamaan
dalam kesetaraan.
Kami komunitas akar rumput di Yogyakarta. Tiap minggu kami membuka kelas belajar gratis untuk anak-anak TK–SD — dan kami bersuara untuk isu yang sering didiamkan.
“Cantik, tetapi beracun. Terkesan manis, tetapi berani bersifat kritis.”
Yang paling kami butuhkan sekarang
Kelasnya ada. Anaknya datang.
Bangku pengajarnya yang sering kosong.
“Kakak yang lain ke mana?”
Kami tidak butuh kamu punya pengalaman mengajar. Cukup bisa Matematika, IPAS, atau Bahasa Inggris setingkat TK–SD, dan mau datang. Satu sore, satu setengah jam.
GeMar — Gendis Mengajar
Bukan wacana. Tiap minggu, di ruang yang bisa kamu datangi.
Di DIY tercatat 12.956 anak tidak bersekolah — putus sekolah, lulus tapi tidak melanjutkan, atau belum pernah sekolah sama sekali. (BPMP DIY, 2025) GeMar adalah jawaban kecil kami: kelas belajar gratis yang berjalan sejak 17 Mei 2026.
- Jam kelas
- 16.00–17.30
- Tiap sesi, semua lokasi
- Usia murid
- TK–SD
- Matematika · IPAS · B. Inggris
- Biaya murid
- Gratis
- Cukup bawa buku atau pakaian bekas layak pakai
- Titik belajar
- 5
- Bantul · Kota Yogyakarta · Sleman
Kelas berjalan hari Minggu dan Senin sore. Titik belajar sesekali berpindah mengikuti kesepakatan warga — pastikan lokasi minggu berjalan lewat kontak kami sebelum berangkat.
Empat cara kami bergerak
Lihat semua program →Catatan Gendis
TulisanCatatan, artikel opini, dan tanggapan atas isu gender, anak, dan disabilitas — terbit tiap minggu di Instagram.
5 edisi terbit
GeMar
Gendis MengajarKelas belajar gratis untuk anak TK–SD di lima titik di Yogyakarta. Berjalan tiap Minggu dan Senin sore.
Sejak 17 Mei 2026
GeRak
Gendis BeraksiAksi sosial tematik di lapangan — menyentuh langsung kelompok yang kami advokasi.
Kolaborasi Sayap Ibu
KoPer
Komunikasi Peran GendisWawancara dan pendapat dari ahli maupun teman sebaya, serta audiensi ke NGO dan dinas terkait.
8 project/tahun
Nama kami adalah daftar tugasnya.
Peran Gendis dirangkai dari empat kelompok yang kami perjuangkan. Kami tidak memilih satu — kesetaraan tidak bisa setengah-setengah.
Perempuan
Kekerasan berbasis gender dan akses pendidikan yang tidak setara.
Anak
Perlindungan anak, literasi, dan ruang tumbuh yang aman.
Gender
Edukasi gender responsif dan komunitas yang inklusif.
Disabilitas
Aksesibilitas ruang publik dan hak penyandang disabilitas.
Langkah kecil ini bisa jadi awal perubahan.
Kamu bisa ikut dengan tiga cara: datang mengajar, mendukung lewat donasi atau sponsor, atau sekadar menyebarkan apa yang kami tulis. Semuanya berarti.
“Lakukan untuk Tuhan, bukan sebatas untuk manusia.”